Kamis, 24 September 2009

Posting 2^^

Salah satu yang menarik dari pelajaran komal ini adalah saat membahas tentang power distance, high contex, low contex dan feminine cultur, masculine culture.

Saya dulu sering berpikir,  kenapa orang bisa begitu berbeda dalam menghormati org lain dari cara berbicaranya. Misalnya, kenapa orang dengan budaya barat cenderung lebih tidak sopan dengan memanggil orang yang lebih tua pun dengan namanya. Ternyata, itu adalah salah satu perwujudan komunikasi juga. Orang yang low power, akan cenderung bersikap seperti itu.

Lalu, masalah apakah orang akan langsung mengungkapkan apa yag dipikirannya, atau hanya sedikit menyindir agar orang lain mengetahuinya sendiri. Tetapi saya akhirnya mengetahui bahwa hal tersebut dibedakan dalam high contex dan low contex. dimana orang yang low contex akan dengan mudah mengatakan apa yang ada dipikirannya.

Saya juga mempelajari bahwa masculine culture tidak hanya untuk kaum pria. tetapi itu adalah sebuah cara orang berpikir dan menyelesaikan masalah. Orang yang masculine adalah orang yang bekerja keras, penuh ambisius, kompetisi, dan mengarah pada kesuksesan. Sedangkan orang yang menganut Feminine culture, akan lebih mengarah ke perdamaian, keselarasan, ketenangan.

Saat ini pun saya bingung dengan tempat SL saya, karena pihak pengelola tidak memberi kabar tentang izin untuk melakukan SL. Padahal saya dan kelompok sangat bersemangat untuk melakukan SL di tempat tersebut karena kami merasa akan berguna. Saya berharap akan segera menemukan solusinya.

Senin, 31 Agustus 2009

Memusingkan

Sejujurnya, selama mengikuti pelajaran Komunikasi Interpersonal ini, saya merasa sangat pusing dan bingung, soalnya saya memang nggak bakat dan nggak minat untuk teori Komunikasi Interpersonal, terutama Chapter 1... Udah gitu, harus repot - repot cari tempat buat wadah kegiatan Service Learning... Mana cari tempatnya susah dan konfirmasi dari orangnya juga lama...

Tapi waktu memasuki Chapter 2, saya sudah mulai nyaman dan menyukai pelajaran ini... hahaha... Dan tanpa saya sadari saat berkomunikasi dengan orang lain, saya memikirkan dan memasuk - masukkan teori2 Komal ke dalam kepala saya, dan akibatnya, saya jadi lebih mengerti tentang berkomunikasi dengan seseorang, apa yang salah, mengapa kok kadang2 miskom, dsb...

Jadi, menurut saya, komunikasi dengan baik sangat dibutuhkan untuk menjalin relasi dan berinteraksi dengan sesama... Semoga untuk pelajaran Komal berikutnya dapat lebih menyenangkan dan membawa berkah... hahaha...